Advertisements
Contoh Investasi Jangka Panjang

4 Contoh Investasi Jangka Panjang yang Bikin Kaya

Advertisements

Nyatanya ada pilihan investasi jangka panjang yang wajib kamu ketahui jika saat ini kamu ingin berada di dunia investasi untuk mengelola keuangan mu. Banyak cara untuk menyimpang uang yang kamu miliki, dimana selain ditabung, kegiatan investasi in pun juga bisa kamu jadikan pilihan supaya nanti uang yang kamu punya tidak hilang tanpa tujuan.

Saat ini banyak investasi dengan cara jangka panjang yang mulai merangkak naik dimana kamu bisa jadikan pilihan untuk menanamkan modal uang yang di miliki.

Apabila misalnya kamu bisa tepat dalam memilih tempat untuk berinvestasi dan pintar mengelolanya, maka nantinya kamu akan mendapatkan profit besar dari penanaman aset di platform yang kamu gunakan. Ada beberapa contoh investasi jangka panjang berikut beberapa yang tepat.

Apa Saja Contoh Investasi Jangka Panjang?

Setiap investor tentu saja mempunyai tujuan dari investasi ini secara berbeda-beda. Bahkan beberapa diantaranya ada yang berencana untuk mengembangkan dana yang dimilikinya, maupun ada juga lainnya yang memutuskan untuk menyimpan dana modalnya dari risiko inflasi.

Lalu, apa saja contoh investasi jangka panjang yang bisa kamu coba pertimbangkan? Simak uraian di bawah ini untuk lebih jelasnya.

1.     Logam Mulia

Siapa yang tidak kenal dengan emas, dimana logam mulia ini sudah menjadi primadbegitu populer sejak dulu. Dahulu emas ini dimanfaatkan sebagai alat tukar, namun seiring berkembangnya uang, keberadaanya sebagai alat tukar mulai tergeser.

Akan tetapi meskipun kemampuannya sebagai alat tukar sudah hilang, namun keberadaannya yang langka serta kemurniannya membuat nilainya masih tetap stabil bahkan semakin mahal. Karena ini lah, logam mulia akhirnya menjadi salah satu contoh investasi jangka panjang yang bisa kamu pertimbangkan.

👉 TRENDING:  Cara Membeli Uang Kripto dan Alternatifnya

2.     TF

ETF atau Exchange Trade Fund adalah sebuah pilihan lain jika misalnya ingin berinvestasi pada indeks saham tertentu. Sistemnya sebenarnya hampir sama dengan reksadana, namun perbedaannya tidak dikelola oleh manajer investasi. Sehingga biayanya pun murah.

Contoh investasi ini memang cenderung aman karena memang mempunyai diversifikasi di dalamnya. Sehingga ketika ada salah satu saham yang harganya jatuh, maka tidak begitu berpengaruh pada portofolio. Namun modal berinvestasinya agak sedikit lebih besar.

Pemilihan model investasinya pun juga lebih baik disesuaikan dengan target dari tujuan finansial yang ingin dicapai.

3.     Emas

Bisa dibilang jika jenis investasi ini cocok untuk kamu yang ingin investasi jangka panjang namun dapat memiliki bentuk fisiknya. Harga emas yang terus naik dari tahun ke tahun sangat pas untuk dijadikan pilihat meraup keutungan secara perlahan namun pasti.

Selain kamu bisa berinvestasi emas dengan memiliki betuk fisik, untuk pemula yang baru berkecimpung di dunia ini misalnya, kamu bisa mulai investasi emas secara digital di banyak platform seperti Shopee, Tokopedia ataupun Pegadaian.

Jika berinvestasi emas secara digital, maka kamu bisa membeli hemas dengan minimal berat emas sebesar 0,01 gr dengan kisaran harga kurang dari Rp 9.000. dengan pembayaran yang dilakukan bisa melalui ATM hal ini sangat membantu proses investasi emas secara online.

Bisa juga jika kamu ingin mencetak emas secara fisik sesuai dengan berat emas yang sudah kamu simpan secara digital tadi. Sangat mudah sekali bukan? Investasi jenis ini bisa kalian coba apalagi dibantu dengan kemudahan teknologi digital.

4.     Saham

Jika kamu ingin merasakan memiliki sebuah perusahaan tanpa perlu turun tangan untuk mengurusi operasionalnya, investasi jangka panjang yang satu ini dapat kalian coba dengan membeli saham yang harganya sudah mereka cantumkan.

👉 TRENDING:  5 Aplikasi Kripto Untuk Pemula, Terbaik dan Terpercaya

Dengan membeli saham tersebut berarti kamu telah menanamkan modal bagi keberlangsungan bisnis sebuah perusahaan dan kamu berhak untuk menikmati hasil keuntungan yang didapatkan perusahaan tersebut.

Pembagian keuntungan antara pemilik perusahaan dengan orang yang menanamkan modal melalui saham disebut deviden. Deviden ini pun sebenarnya bergantung pada payout dan yield.

Jadi, jika saat ini kamu sedang mencari investasi jangka panjang, maka kamu bisa mempertimbangkan contoh investasi jangka panjang yang sudah di jelaskan di atas karena nantinya ini akan memberikan kamu profit yang besar. Pastikan kamu sudah memiliki pengetahuan tentang investasi jangka panjang yang kamu ambil ya.

Leave a Reply

Your email address will not be published.